Camat Bone Dampingi Survei Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Muara Bone, Pastikan Lahan “Clear and Clean”
Daftar Isi
![]() |
| Camat Bone Dampingi Survei Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Muara Bone, Pastikan Lahan “Clear and Clean” |
Kecamatan Bone - Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program nasional kampung nelayan merah putih yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan di wilayah pesisir, mendorong ekonomi biru, serta mewujudkan swasembada pangan nasional.
Program kampung nelayan merah putih sendiri menargetkan pembangunan dan pengembangan ribuan desa pesisir terpadu yang dilengkapi infrastruktur modern guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan serta menciptakan kawasan pesisir yang produktif dan berdaya saing.
Keseriusan tersebut kembali terlihat saat Camat Bone, Fian K. Ruchban,SH, M.Si bersama Forkopimcam, Dinas Perikanan Provinsi Gorontalo, dan Dinas Perikanan Kabupaten Bone Bolango, serta Kepala Desa Muara Bone, Alfrits Ana, S.Pd turun langsung mendampingi surveyor perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dalam peninjauan lokasi rencana pembangunan kampung nelayan merah putih di Desa Muara Bone, Kecamatan Bone, Kamis (21/05/2026).
Di bawah terik matahari yang menyengat, tim surveyor menyusuri hamparan lahan yang telah disiapkan pemerintah desa untuk mendukung pembangunan kawasan nelayan terpadu tersebut. Setiap titik lahan diperiksa secara detail, mulai dari luas wilayah, kondisi lokasi, hingga kelengkapan administrasi dan status hukum tanah.
Camat Bone, Fian K. Ruchban menegaskan bahwa pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa terus berupaya memastikan seluruh persyaratan dapat dipenuhi agar pembangunan kampung nelayan merah putih di Desa Muara Bone dapat segera direalisasikan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Sementara itu, tim surveyor perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menekankan bahwa kesiapan lahan menjadi salah satu faktor utama dalam keberhasilan program nasional tersebut. Lahan yang diusulkan harus memenuhi prinsip clear and clean serta memiliki legalitas yang jelas agar tidak menimbulkan kendala dalam proses pembangunan di masa mendatang.
“Lahan yang disiapkan oleh pemerintah daerah melalui pemerintah desa harus benar-benar tidak bermasalah, berstatus HPL, dan dilengkapi administrasi yang lengkap. Ini penting agar ke depan tidak menimbulkan kendala dalam proses pembangunan,” tegas tim surveyor.
Fian berharap pembangunan kampung nelayan merah putih di Desa Muara Bone dapat segera terealisasi sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango.
Melalui program ini, pemerintah berharap kawasan pesisir dapat berkembang menjadi pusat ekonomi baru berbasis kelautan dan perikanan yang modern, produktif, dan berkelanjutan.
